Bakar Sekolah, Tujuh Remaja Ditangkap Dan Enam Diantaranya Positif Memakai Ganja

Beritaterkini.bizBeritaterkini, Tujuh remaja, termasuk lima tersangka utama, ditahan polisi Malaysia karena membakar tahfiz Darul Quran Ittifaqiyah, Kampung Dato Keramat, Kuala Lumpur.

Tujuh remaja itu kemudian ditangkap pada Sabtu (16/9/2017). Dari tujuh orang itu, lima menjadi tersangka utama yang mengajak tiga pelajar tahfiz lainnya untuk membantunya.

Sebelumnya dilaporkan, Sekolah Islam atau pesantren tersebut terlalap api pada Kamis (14/9/2017) dini hari, yang menyebabkan 23 siswa dan dua penjaga sekolah tewas.

Penahanan atas tujuh remaja itu dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan rekaman kamera pengawas (CCTV) di salah satu stasiun bahan bakar minyak di Jalan Dato Keramat.

“Dalam rekaman itu terlihat dua anak laki-laki mengendarai sepeda motor untuk membeli bensin pada jam 01.30, beberapa jam sebelum kebakaran di sekolah tersebut,” ucap seorang sumber.

Setelah melakukan tes urin, hasil uji urin tersebut menunjukkan enam orang diantaranya positif menggunakan narkoba jenis ganja.

Mereka akan diamankan selama tujuh hari mulai Sabtu (16/9/2017) sampai dengan 22 September ini di pos Polisi Jinjang. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih dalam apa sebenarnya motif mereka membakar sekolah tersebut.

Dari kejadian tersebut dua puluh tiga siswa dan dua petugas tewas terpanggang kobaran api yang melalap sebuah sekolah agama Islam di Kuala Lumpur, Kamis (14/9/2017).

Menurut The Guardian, kebakaran di Tahfiz Darul Quran Ittifaqiyah yang berlokasi di pusat ibu kota Malaysia tersebut merupakan kebakaran yang paling besar selama bertahun-tahun di negeri jiran itu.

Api yang timbul langsung membesar pada Kamis pagi itu di gedung dua lantai sekolah agama Islam tersebut, yang terletak di Jalan Dato Keramat, Kuala Lumpur.

Petugas pemadam kebakaran berhasil memadamkan api dalam waktu satu jam akan tetapi kerusakannya sangat luas. Gambar di media lokal menunjukkan, tempat tidur gosong dan menjadi abu.

( Berita Terkini )