Aturan Untuk Orang Yang Melakukan Olahraga Saat Sakit

Beritaterkini.bizBeritaterkini, Meskipun olahraga dapat membantu Anda untuk menguatkan sistem kekebalan tubuh dan melawan penyakit tapi tidak disarankan untuk berolahraga saat mengalami sakit tertentu. Dikarenakan, lebih baik Anda beristirahat agar lebih cepat pulih, sebagaimana yang telah dikutip dari laman Everyday Health, Jumat (25/8/2017).

Olahraga boleh dilakukan saat Anda mengalami tekanan sinus, bersin, flu, hidung tersumbat, sakit tenggorokan serta gangguan pendengaran. Sebaliknya, tidak disarankan kepada Anda untuk berolahraga saat Anda mengalami deman, sakit otot, batuk, sesak napas, muntah dan diare.

Apabila Anda mengalami sakit di wilayah leher dan wilayah atas, Anda boleh berolahraga. Namun jika Anda mengalami sakit di wilayah leher sampai kebawah lebih baik Anda beristirahat untuk memulihkan tubuh Anda.

Terkadang orang yang terbiasa melakukan olahraga merasa lebih baik apabila dirinya berkeringat. Jika sedang sakit, dirinya tetap ingin berolahraga, sebaiknya Anda mempertimbangkan intensitas olahraga. Baiknya, lakukan olahraga yoga dibandingkan dengan olahraga berat.

Menurunkan intensitas latihan dapat melancarkan pernapasan dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda. Apabila Anda merasa sakit yang dialami semakin buruk akibat memaksakan diri, segeralah beristirahat sampai dengan Anda pulih.

Lalu, apakah boleh saat sakit ke gym?

Terkadang, orang yang mempunyai rutinitas latihan di gym akan sulit melewatkan satu sisi olahraga meskipun sedang sakit. Sayangnya, kuman mudah sekali menyebar di tempat kebugaran seperti gym. Anda dapat menularkan kuman dan juga tertular kuman yang dibawa orang lain. Dengan begitu, carilah tempat lain untuk berolahraga.

Namun, jika Anda pergi ke gym, perhatikan orang lain. Cuci tangan Anda sebelum pergi, bersihkan peralatan yang Anda gunakan pembersih tangan di seluruh latihan untuk mengurangi penyebaran kuman.

( Berita Terkini )