Aliansi Pemuda DKI Membentuk Tim Reaksi Cepat Mengatasi Persekusi

Beritaterkini.bizBerita Terkini, Jakarta – Para Aliansi Pemuda DKI Jakarta membuat tim reaksi cepat di 44 kecamatan di DKI lantaran merespon banyaknya persekusi belakangan ini.

Persekusi bermakna pemburuan sewenang-wenang pada seseorang atau beberapa warga yang lantas disakiti, dipersusah, atau ditumpas.

Sekretaris Garda Pemuda Nasdem DKI Jakarta Anwar Dhani menyampaikan, tim itu bakal memberi pertolongan pada korban. Satu diantaranya pendampingan hukum.

” Diluar itu, kita akan melindungi kerahasiaan pelapor kejadian. Jadi pelapor aman serta korban cepat di handel dengan kita memberikan pendampingan, ” tutur Anwar di Kantor PWNU DKI Jakarta, Jakarta Timur, pada Jumat (02/06/2017).

Dia mengemukakan posko pengaduan atau crisis center di Kantor Badan Advokasi Hukum Nasdem DKI di Jakarta Pusat bakal beroperasi sepanjang 24 jam non stop.

” Ini sebagai aksi kami untuk memprioritaskan penegakan hukum daripada tindakan main hakim sendiri, ” tutur Anwar.

Sebelumnya, persekusi telah menimpa seorang remaja berusia 15 tahun berinisial PMA pada tanggal 28 Mei 2017 lalu. Tindakan ini diduga dipicu oleh postingan PMA di sosial media yang di anggap sudah mengejek Front Pembela Islam (FPI) serta pemimpinnya, yakni Rizieq Shihab.

Dalam video yang viral di sosial media, PMA dikerumuni oleh beberapa orang yang diduga simpatisan FPI. Remaja itu diinterogasi berkaitan dengan maksud postingannya di sosial media.

Momen itu juga diwarnai dengan tindakan kekerasan oleh massa FPI pada PMA. Tampak beberapa kali kepala serta muka PMA dipukul serta ditampar. Terakhir ia diminta membuat surat pernyataan permintaan maaf.

Selama ini, polisi sudah menetapkan dua orang tersangka berkaitan kejadian persekusi itu. Keduanya dijerat dengan Pasal 80 ayat 1 jo Pasal 76c UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak juncto Pasal 170 KUHP.

( Berita Terkini )

Leave a Comment