Ahok Minta Rizal Ramli Terangkan Alasan Pembatalan Reklamasi Pulau G

Beritaterkini.bizBerita Terkini, Jakarta – Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) meminta Menteri Koodinator bidang Kemaritiman Rizal Ramli memberikan penjelasan mengenai pernyataannya yang memerintahkan relkamasi Pulau G untuk dibatalkan. Ahok meminta Rizal jangan cuma memberikan pernyataan melalui media.

Menurut Ahok, penghentian reklamasi harus dilakukan setelah rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo. Karena pengerukan laut itu diatur dalam keputusan Presiden Nomor 52 tahun 1995.

“Makanya saya mau lihat apa alasannya? Kalau alasannya pipa gas seperti di media, atau PLN, justru pulau G telah dipotong setengah jadi 100-an hektare,”ucap Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (13/7).

Menurutnya, pulau yang izin reklamasinya dipegang oleh PT Muara Wisesa Samudera itu sudah melalui beberapa revisi. Bahkan ukurannya sudah dipangkas lantaran dilalui kabel dan pipa gas.

“Semua pulau kan rata-rata 400 hingga 500 hektare. Kenapa dipotong? Lantaran melalui pipa gas dan PLN. Dan itu telah disesuaikan, bukan oleh saya loh. Sudah dari zalam dulu,”jelas Ahok.

Sebelumnya, keputusan pembatalan reklamasi Pulau G diambil dalam rapat koordinasi Kementerian Koordinasi Kemaritimian hari ini. Menko Maritim Rizal Ramli mengatakan izin reklamasi Pulau G dibatalkan lantaran banyak pelanggaran.

Salah satunya karena pembangunan pulau G itu berada di atas kabel-kabel PLN. Selain itu, pembangunan Pulau G disebut mengganggu akses perahu nelayan.

Pelanggaran lainnya merupakan teknis pembangunan pulau G yang dinilai serampangan dan berpotensi merusak flora dan fauna laut. Untuk diketahui, izin reklamasi Pulau G dipegang oleh PT Muara Wisesa Samudera yang merupakan anak dari perusahaan Agung Podomoro Land.

Leave a Comment