Ahok Meminta PLT Gubernur Jangan Menganti Pejabat Di Likungan Pemprov DKI

Beritaterkini.bizberita terkini, Gubernur DKI Jakarta non-aktif, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), memohon Pelaksana Pekerjaan (Plt) Gubernur DKI Sumarsono tidak untuk merombak unit kerja piranti daerah (SKPD) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

Terutama, perombakan itu dikerjakan dengan ganti petinggi.

” Kita telah katakan tidak bisa. Kita telah berikan, tunggulah kita kembali. (Bila) rombak yang pergantian susunan oke, ” tutur Ahok di Cililitan, Kramatjati, Jakarta Timur.

Ahok mengakui tak mengemukakan keinginan itu dengan cara segera pada Sumarsono. Dia mengemukakan hal semacam itu lewat Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi.

” Saya tak bicara segera, ngomong ke Pak Prasetio, dia kan yang masihlah jadi Ketua DPRD kan, ” kata dia.

Ahok tidak mau Sumarsono ganti petinggi yang menyebabkan ketidakstabilan di Pemprov DKI Jakarta.

Dia tidak mau petinggi yang mempunyai kemampuan bagus lalu digantikan oleh yang lain.

” Saya hanya berikan, bila dapat ya janganlah ubah yang bikin goncangan. Bila orang kerja bagus, ya janganlah ditukar, ” ucap Ahok.

Dia mencontohkan kemampuan Kepala Dinas Tata Air DKI Jakarta Teguh Hendrawan yang dinilai baik.

Walau tidak cocok dengan titel atau ketrampilannya, namun jika kemampuannya baik, tak semestinya ditukar.

” Janganlah katakan bila bukanlah insinyur harus balikin ke rumpun tehnik, tidak ada. Buktinya saat ini si Teguh kerjanya semakin bagus, iya kan, asumsinya demikian kan, ” tutur dia.

Mengenai perombakan petinggi di lingkungan Pemprov DKI gagasannya direalisasikan pada 3 Januari 2017.

Leave a Comment