Ahok Heran Taufik dan Prasetio Bahas NJOP dengan Aguan

Beritaterkini.bizBerita Terkini, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bingung dengan Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi dan Wakil Ketua DPRD DKI Mohamad Taufik. Karena mereka membahas soal NJOP lahan reklamasi dengan Bos Agung Sedayu Sugianto Kusuma atau akrab disapa Aguan.

“Saya kira mereka ngapain ngomongin NJOP. Aku enggak ngerti pikiran mereka ya, NJOP kan enggak bisa ditentuin oleh DPRD,”kata Ahok di Balaikota DKI jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (21/7/2016).

Bahkan, ucap Ahok, dia sendiri juga tidak bisa menentukan NJOP. Ada rumus tersendiri untuk menentukan NJOP berdasarkan luas zonasi dan hitungan lainnya.

Lagipula, telah ada daerah reklamasi lain yang lebih dulu ada seperti Ancol, Pantai Mutiara, dan Pantai Indah Kapuk. Seharusnya, ucap Ahok, NJOP pulau reklamasi juga tidak jauh berbeda dengan daerah itu.

“Berarti kan sama kira-kira nilainya gitu. Jadi itu pasti tim ahli akan menghitung seperti itu,”kata Ahok.

Dalam persidangan terdakwa Ariesman Widjaja, mantan Presdir PT Agung Podomoro Land, diputar remakan pembicaraan antara Taufik, Prasetio, dan Aguan.

Dalam perbincangan itu, Prasetio sedang bersama dengan Aguan. Saat menghubungi Taufik, Prasetio kemudian menyerahkan teleponnya kepada Aguan. Kepada Taufik, Aguan meminta supaya NJOP ditentukan sebesar Rp 3 juta.

Aguan mengatakan “titip baik ya” kepada Taufik. Hal ini langsung dijelaskan oleh Taufik di ruang sidang.

“Pak Aguan usul NJOP Rp 3 sampai 10 juta, tapi saya tidak menanggapi lantaran perda tidak mengatur NJOP,”ucap Taufik.

Walau membantak mengakomodasi permintaan Aguan, dalam pembicaraan melalui telepon, Taufikmenyatakan kesiapannya untuk memenuhi permintaan Aguan. Ketika dikonfirmasi jaksa soal itu, Taufik mengaku cuma menghormati aja.

“Saya cuma mendengarkan saja, untuk penghormatan saja,”ucap Taufik.

Leave a Comment