9 Kebiasaan Buruk Bagi Kesehatan

Beritaterkini.bizBeritaterkini, Banyak orang yang sekarang ini berusaha untuk mengubah gaya hidupnya, demi mendapatkan tubuh yang lebih sehat dan juga terhindar dari bermacam-macam penyakit. Mereka pun rela untuk mengganti makanan yang siap saji dengan sayur dan juga buah-buahan, serta disiplin dalam berolahraga.

Namun sayangnya, meskipun hal tersebut terlihat cukup baik guna kesehatan, tanpa disadari ternyata anda banyak sekali kebiasaan sehari-hari ynag dapat memperburuk kondisi kesehatan bagi tubuh. Berikut ini 9 kebiasaan buruk bagi kesehatan tubuh, antara lain :

  1. Tidak menggunakan tabir surya

Kebanyakan dari orang hanya menggunakan tabir surya pada saat cuaca sedang terasa panas ataupun pergi ke pantai. Padahal baik di rumah, di kantor ataupun di jalanan, kulit kita selalu terpapar oleh sinar ultraviolet. Sinar Ultraviolet juga dapat menyebabkan kanker ini memang dapat juga menembus awan ataupun jendela-jendela dalam bangunan.

Penggunaan tabir surya dengan SPF 15 ataupun lebih tinggi dapat juga untuk menurunkan resiko kanker kulit sampai 50 persen. Apabila masih malas dengan menggunakan tabir surya, Dokter Operasi Plastik Joshua D. Zuckerman merekomendasikan untuk melihat foto-foto kanker kulit di Internet agar dapat termotivasi.

  1. Langsung minum kopi setelah bangun tidur

Memang pada umumnya kopi dapat membuat metabolisme tubuh berjalan lebih cepat dan juga mengurangi resiko pada penyakit diabetes. Namun meskipun begitu, meminum kopi pada waktu baru bangun tidur di pagi hari membawa dampak negatif yang lebih banyak.

Menurut ahli nutrisi Eliza Savage, tubuh manusia tidak menerima asupa air pada saat tidur sehingga menyebabkan dehidrasi. Oleh sebab itu, apabila langsung meminum kopi setelah bangun tidur justru akan semakin memperparah kondisi ini.

  1. Menaruh sikat gigi dengan sembarangan

Pada waktu toilet disiram, partikel-partikel air dapat menerbangkan bakteri ke bermacam-macam sudut kamar mandi. Hingga pada akhirnya, sikat gigi yang ditaruh begitu saja dikamar mandi dapat menjadi sarang bermacam-macam bakteri, kotoran sampai partikel-partikel feses.

Apabila tidak dibersihkan dengan baik pada waktu akan digunakan, maka bakteri-bakteri ini dapat berpindah ke mulut kita. Oleh sebab itu, jangan tinggalkan sikat gigi di kamar mandi secara terbuka. Sebaiknya menggunakan sikat gigi yang mempunyai tutup, sehingga sikat gigi akan tetap bersih dan terhindar dari bakteri. Perlu diperhatikan untuk mengganti sikat gigi minimal tiga ataupun empat bulan sekali.

  1. Sering membuka handphone

Kebanyakan orang mengaku, terlalu sulit untuk menghabiskan waktu beberapa jam tanpa harus mengecek handphonenya. Medsos juga ikut andil dalam membuat ketergantungan ini semakin parah. Padahal, terlalu seing untuk menghabiskan waktu dengan bermain handphone dapat menyebabkan kecantuan dan juga ketergantungan, yang pada akhirnya dapa juga mempengaruhi kegiatan fisik serta kesehatan mental.

Tidak hanya itu saja, terlalu untuk sering memainkan handphone dan menunduk ke bawah ternyata juga dapat menimbulkan dampak kesehatan yang negatif. Oleh sebab itu, menurut pemimpin petugas kesehatan Complete Spine Solutions David Shapiro, terlalu lama untuk menunduk dengan melihat handphone dapat juga menimbulkan tekanan pada struktur tulang leher.

  1. Duduk sepanjang hari

Kebanyakan duduk memang masalah yang sering dialami mereka yang bekerja di perkantoran. Rata-rata, waktu yang sudah dihabiskan dari duduk di transportasi pada saat menuju lokasi kerja, duduk pada saat makan, duduk di meja kerja, sampai duduk dirumah setelah pulang kerja dapat mencapai 13 jam.

“Banyak studi yang sudah mengungkapkan bahwa kebiasaan dudu pada terus-menerus ini dapat juga menimbulkan efek yang cukup negatif terhadap kesehatan fisik dan juga mental, dari peningkatan resiko kanker, diabetes, penggumpalan darah, sampai penurunan fokus dan juga produktivitas,” ungkap Senior Manager Riset Faktor Manusia dan Ergonomika dari Ergotron Carrie Schmitz.

Agar dapat menyiasatinya, maka selingi dengan kegiatan berjalan kaki pada sela-sela rutinitas sehari-hari, contohnya dengan berdiri pada saat iklan ataupun berjalan kaki apabila naik dan juga turun tangga.

  1. Tidak memperhatikan asupan gula

Menurut asosiasi jantung di Amerika, jumlah gula yang maksimal dapat dikonsumi laki-laki dewasa sebanyak 9 sendok teh, sedangkan untuk perempuan dewasa 6 sendok teh saja. Akan tetapi rata-rata orang Amerika sudah mengonsumi 19,5 sendok teh setiap harinya.

Gula yang sudah ditambahkan ke dalam bermacam-macam makanan dan juga minuman yang kita konsumsi setiap harinya, terutama pada makanan dan juga minuman kemasan. Makanan yang dianggap sehat seperti yogurt, granola dan juga selai kacang juga mengandung jumlah gula yang tinggi. Agar mengurangi asupan gula ynag tanpa disadari terlalu banyak, perhatikan juga bagian belakang label makanan dan juga minuman kemasan. Lebih baik menghindari untuk mengonsumsi makan dan juga minuman berkemasan, akan tetapi jika perlu pilih yang mengandung gula lebih sedikit atau free sugar.

  1. Kurang tidur

Kurang tidur dapat juga memperparah resiko tekanan darah tinggi, peradangan didalam tubuh, diabetes, depresi, penyakit jantung, kurang optimal kinerja otak sampai obesitas.

Pakar kesehatan juga merekomendasikan agar melakukan kegiatan-kegiatan relaksasi sebelum jam-jam tidur, seperti berendam di air hangat, mengurangi kopi dan juga alkohol, atau dengan membeli matras dan bantal yang nyaman. Selain itu, usahakn juga untuk selalu tidur dengan jadwal yang teratur.

  1. Menatap layar seharian sampai larut malam

Layar handphone ataupun komputer memang memproduksi cahaya energi tinggi gelombang pendek yang dapat merusak kesehatan, terutama pada mata. Cahaya biru yang sudah dikeluarkan alat-alat elektronik menjadi faktor utama yang dapat meningkatkan resiko degenerasi makula. Gejala-gejala lain yang ditimbulkan pada waktu terlalu lama menatap layar elektronik adalah mata lelah, penglihatan yang kabur, mata kering dan juga merah sampai sakit kepala.

Agar dapat menghindari dampak negatif dari layar elektronik, dokter mata Alan Mendelsohn memberikan saran agar memberikan jeda untuk mata tiap 20 menit menatap layar elektronik.

“Jeda ini dapat sependek dua sampai tiga menit,” ujar Mendelshon, seperti yang sudah dilansir dari The Huffington Post.

  1. Terlalu sibuk dengan kegiatan

Untuk orang yang hidup di perkotaan, menjalani kegiatan yang padat dan juga menyibukkan sangat sulit untuk dihindari. Akan tetapi apabila kesibukan ini sudah mulai menimbulkan perasaan cemas, marah-marah, dan juga kewalahan, maka kesibukan yang dilakukan sudah diluar batas akan kemampuan tubuh kita.

Maka itulah untuk memulai memilih kegiatan yang dilakukan setiap hari dengan sangat cermat. Kurangi kegiatan yang tidak terlalu penting agar tubuh bisa mendapatkan istirahat yang cukup banyak.

 

( Beritaterkini )

Leave a Comment