3 Militer AS Dikabarkan Hilang Di Australia, Dikarenakan Kecelakaan Pesawat

Beritaterkini.bizBeritaterkini, Pesawat militer Amerika Serikat (AS) mengalami sebuah kecelakaan di kawasan pesisir Australia. Tiga marinir AS yang menjadi awak pesawat tersebut dinyatakan hilang.

Seperti yang telah dilansir dari AFP, Minggu (6/8/2017), pesawat militer AS yang mengalami kecelakaan berjenis MV-22 Osprey. Pesawat tersebut biasa digunakan sebagai pesawat latihan tempur antara AS dengan Australia yang terikat dalam perjanjian ‘Talisman Sabre’.

Sampai dengan saat ini pencarian tiga marinir itu terus dilakukan. 23 penumpang dinyatakan selamat dari peristiwa tersebut.

“Operasi pencarian dan penyelamatan terus berlanjut untuk tiga Marinir AS yang berada di kapal MV-22 Osprey yang terlibat dalam sebuah kecelakaan di lepas pantai timur Australia,” begitulah isi dari pernyataan yang disampaikan dari Korps Marinis AS yang berbasis di Jepang.

“Dua 23 dari 26 personel di kapal telah diselamatkan,” lanjut pernyataan tersebut.

Lokasi jatuhnya pesawat diperkirakan berada di pesisir Teluk Shoalwater, Queensland. Pesawat tersebut diketahui lepas landas dari kapal selam USS Bonhomme Richard (LHD 6).

“Pesawat yang terlibat dalam kecelakaan tersebut lepas landas dari USS Bonhomme Richard (LHD 6) dan sedang melakukan operasi rutin. Insiden itu terjadi saat pesawat memasuki perairan,” ucap pernyataan tersebut.

Otoritas terhubung sekarang ini sedang menyelidiki jatuhnya pesawat tersebut. “Keadaan kecelakaan saat ini sedang diselidiki,” lanjutnya.

Menteri Pertahanan Australia Marise Payne mengungkapkan bahwa dia telah berbicara dengan kepala Pentagon Jim Mattis untuk menawarkan bantuan. Payne juga memastikan tidak ada personel pertahanan Australia yang berada di dalam pesawat tersebut.

“Saya memastikan tidak ada personel Pasukan Pertahanan Australia yang berada di dalam pesawat,” ucap Payne.

“Amerika Serikat memimpin upaya pencarian tersebut. Saya telah menginformasikan kepada Perdana Menteri (Malcolm) Turnbull dan telah berbicara dengan Sekretaris Mattis bahwa Australia menawarkan bantuan untuk membantu (pencarian),” ungkap Payne.

( Berita Terkini )

Leave a Comment