2,5 Miliar Masyarakat Dunia Sekarang Telah Terhubung 4G pada Akhir 2017

Beritaterkini.bizBerita Terkini, Adopsi layanan 4G saat ini mulai menunjukkan pertumbuhan luar biasa di dunia. Teknologi generasi keempat ini berkembang berkat adanya layanan internet dan video mobile yang berkecepatan tinggi.

Menurut laporan dari riset yang diterbitkan oleh Ovum untuk asosiasi industri 5G Amerika, penetrasi layanan 4G sudah mencapai 28 persen pada kuartal pertama tahun ini, atau naik 11 persen dibanding dengan kuartal pertama pada tahun 2016.

Pada periode tersebut, dari total 7,7 miliar para pengguna smarthphone di dunia, sebanyak 2,16 miliar menggunakan 4G. Ada kenaikan 40 persen dari periode yang sama pada tahun sebelumnya, yang artinya bahwa ada sekitar 863 juta pengguna baru yang menggunakan 4G.

“Akhir tahun 2017 adopsi layanan 4G diperkirakan akan mencapai 2,5 miliar pengguna 4G. Jumlah tersebut akan terus meningkat menjadi 3 miliar pengguna pada tahun 2018, dan meroket ke 4,2 miliar pengguna pada 2020,” begitulah paparan dari laporan tersebut, seperti yang dikutip dari Nasdaq, Jumat (16/6/2017).

Baca juga : Bocoran Mengenai Spesifikasi Moto X Seri Terbaru

Ovum juga mengestimasi layanan 4G di pakai 4,7 miliar perangkat, sudah termasuk di dalamnya perangkat machine-to-machine (M2M), pada tahun 2021, dengan pangsa pasar akan mencapai 53 persen.

Di Amerika Utara, layanan 4G sudah mencapai penetrasi yang paling tinggi, yaitu 85 persen dengan 308,5 juta koneksi 4G. Penggunaannya diprediksi akan melampaui 100 persen pada tahun 2018, dan koneksi 4G akan mencapai 452 juta pada akhir tahun 2021 di kawasan tersebut.

Tidak hanya itu, koneksi 5G diperkirakan akan mencapai 11 juta di Amerika Utara, dengan 44 persen dari total pangsa pasar 5G di dunia. Untuk kawasan Eropa Barat, penetrasi 4G sekarang sudah tembus mencapai 37 persen, sedangkan di Oseania, Asia Tenggara, dan Asia Timur mencapai 67 persen.

“Dilihat dari perbandingan, Asia Tengah dan Asia Tenggara menjadi kawasan dengan pertumbuhan 4G yang paling cepat di dunia pada kuartal pertama tahun 2017, yaitu sebesar 1.804 persen. Di Afrika, Eropa Utara, dan Timur Tengah, peningkatannya di atas 100 persen pada setahun terakhir,” ucapnya.

( Berita Terkini )

Leave a Comment